Profit : Jurnal Penerapan Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan https://jurnal.stie-sampit.ac.id/index.php/Ojs <hr /> <table class="data" style="background-color: #e9eceb; height: 224px; width: 100%;" width="100%"> <tbody> <tr style="height: 28px;" valign="top"> <td style="width: 25%; height: 28px;">Nama Jurnal</td> <td style="width: 51.6413%; height: 28px;"><strong>Profit : Jurnal Penerapan Ilmu Manajemen Dan Kewirausahaan</strong></td> <td style="width: 23.3587%; height: 196px;" rowspan="8"><img src="https://jurnal.stie-sampit.ac.id/public/site/images/admin/cover-jurnalrevsmall.png" alt="" width="300" height="370" /></td> </tr> <tr style="height: 28px;" valign="top"> <td style="width: 25%; height: 28px;">Inisial</td> <td style="width: 51.6413%; height: 28px;"><strong>Profit</strong></td> </tr> <tr style="height: 28px;" valign="top"> <td style="width: 25%; height: 28px;">Akreditasi</td> <td style="width: 51.6413%; height: 28px;"><strong>Terakreditasi Nasional</strong></td> </tr> <tr style="height: 28px;" valign="top"> <td style="width: 25%; height: 28px;">DOI</td> <td style="width: 51.6413%; height: 28px;"><strong>prefix 10.XXXX</strong></td> </tr> <tr style="height: 28px;" valign="top"> <td style="width: 25%; height: 28px;">Online ISSN</td> <td style="width: 51.6413%; height: 28px;"><strong>2503-4901</strong></td> </tr> <tr style="height: 28px;" valign="top"> <td style="width: 25%; height: 28px;">Editor-in-chief</td> <td style="width: 51.6413%; height: 28px;"><strong>Hari Susanto, SE.,MM</strong></td> </tr> <tr style="height: 28px;" valign="top"> <td style="width: 25%; height: 28px;">Indeksasi</td> <td style="width: 51.6413%; height: 28px;"><strong>Google Scholar; Base; Road; Brin; ISSN Portal; OAI</strong></td> </tr> <tr style="height: 28px;" valign="top"> <td style="width: 25%; height: 28px;">Penerbit</td> <td style="width: 51.6413%; height: 28px;"><strong>LPPM STIE SAMPIT</strong></td> </tr> </tbody> </table> <hr /> <p align="justify">Profit : Jurnal Penerapan Ilmu Manajemen Dan Kewirausahaan (Profit : Journal of Application of Management and Entrepreneurship Science), is a peer-reviewed national journal published by the Institute for Research and Community Service, Sampit College of Economics. Profit - Journal of Management and Entrepreneurship discusses the science of management and entrepreneurship in a broad scope. This journal was first published in 2016. The editors welcome the entire community, especially academics and researchers, to contribute their intellectual dedication in the form of original articles published in this journal which have never been published in any media. Articles can be written in Indonesian or English.</p> id-ID harisusantostiesampit@gmail.com (Hari Susanto) harisusantostiesampit@gmail.com (Hari Susanto) Thu, 15 Jan 2026 04:59:53 +0000 OJS 3.3.0.11 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 PENGARUH KOMUNIKASI INTERNAL DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA DEALER BUDIANA MOTOR DI SAMPIT https://jurnal.stie-sampit.ac.id/index.php/Ojs/article/view/212 <p style="text-align: justify;">Penelitian ini berjudul “Pengaruh Komunikasi Internal dan Stres Kerja Pada Dealer Budiana Motor di Sampit”. Penelitian ini dilakukan di Dealer Budiana Motor Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah. Berdasarkan hasil uji hipotesis pada penelitian ini adalah uji-t untuk untuk variabel Komunikasi Internal (X1) yaitu &gt; t<sub>tabel</sub> (5,224 &gt; 2,01808) dan tingkat signifikan (0,000 &lt; 0,050) maka&nbsp; diterima H<sub>a</sub> dan H<sub>0</sub> sedangkan untuk uji-t variabel Stres Kerja (X2) yaitu nilai t<sub>hitung</sub> &gt; t<sub>tabel</sub> (3,877 &gt; 2,01808) dan tingkat signifikan (0,000 &lt; 0,050) maka H<sub>a</sub> diterima dan H<sub>0</sub> ditolak, kemudian untuk uji-f yaitu f<sub>hitung</sub> &gt; f<sub>tabel</sub>&nbsp; (38,636 &gt; 2,83) dengan tingkat signifikan 0,000 &lt; 0,050 maka Ha diterima dan H ditolak. Angka r sebesar 0,802&nbsp; menunjukkan hubungan/korelasi antara Kinerja Karyawan dengan variabel bebasnya adalah sangat kuat ( Signifikan). Adjusted R square sebesar 0,626 artinya 62,6% variabel Kinerja Karyawan (Y) dapat diterangkan oleh variabel Komunikasi Internal (X1) dan Stres Kerja (X2). Sedangkan sisanya sebesar 37,4% (100-62,6%) dipengaruhi oleh Variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil uji regresi linier berganda diperoleh persamaan Y= 1,198+ 0,544 X1+ 0,384 X2&nbsp; artinya skor/nilai konstanta (α) menunjukkan bahwa besarnya nilai Kinerja Karyawan (Y) sebesar 1,198 jika Komunikasi Internal (X1) dan Stres Kerja (X2) adalah konstan, dan setiap penambahan satu skor/nilai variabel Komunikasi Internal memberikan kenaikan sebesar 0,544 terhadap Kinerja Karyawan dengan syarat X1 tetap, dan setiap penambahan satu skor/nilai variabel Stres Kerja memberikan kenaikan sebesar 0,384 terhadap Kinerja Karyawan dengan syarat X2&nbsp; tetap&nbsp; serta setiap penambahan satu skor/nilai variabel Komunikasi Internal memberikan kenaikan yang sama sebesar 0,544 terhadap Kinerja Karyawan dengan X1 dan X2 tetap.</p> Milka Gabriella , Ahmad Rudini Hak Cipta (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.stie-sampit.ac.id/index.php/Ojs/article/view/212 Thu, 15 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH INFLUENCER DAN ULASAN PENGGUNA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SKINCARE SKINTIFIC PADA MEDIA SOSIAL TIKTOK https://jurnal.stie-sampit.ac.id/index.php/Ojs/article/view/213 <p style="text-align: justify;">Penelitian yang berjudul “Pengaruh <em>Influencer</em> Dan Ulasan Pengguna Terhadap Keputusan Pembelian <em>Skincare</em> Skintific Pada Media Sosial Tiktok” ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh <em>Influencer</em> dan ulasan pengguna terhadap keputusan pembelian produk <em>skincare</em> Skintific pada media sosial TikTok. Fenomena viralnya Skintific di TikTok mendorong perusahaan untuk memanfaatkan strategi pemasaran digital melalui kerja sama dengan <em>Influencer</em> serta memaksimalkan ulasan dari pengguna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 70 responden yang pernah membeli produk Skintific melalui TikTok. Variabel independen dalam penelitian ini adalah <em>Influencer</em> (X1) dan ulasan pengguna (X2), sedangkan variabel dependen adalah keputusan pembelian (Y). Teknik analisis data yang digunakan yaitu regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi 20.0. Hasil uji t menunjukkan bahwa variabel <em>Influencer</em> berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung &gt; t tabel (4,091 &gt; 1,996) dengan nilai signifikansi (0,000 &lt; 0,05). Variabel ulasan pengguna juga berpengaruh signifikan dengan nilai t hitung &gt; t tabel (2,531 &gt; 1,996) dengan nilai signifikansi (0,014 &lt; 0,05). Sementara itu, hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan <em>Influencer</em> dan ulasan pengguna berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai f hitung &gt; f tabel (22,806 &gt; 3,14) dengan signifikansi sebesar (0,000 &lt; 0,05). Pada nilai koefisien (r) sebesar 0,636., artinya Influecer dan Ulasan Pengguna secara bersama-sama memiliki hubungan positif yang <strong>kuat</strong> terhadap Keputusan Pembelian. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,405, yang berarti 40,5% variabel keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh <em>Influencer</em> dan ulasan pengguna, sedangkan sisanya 59,5% dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran melalui <em>Influencer</em> dan ulasan pengguna di TikTok secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk terus meningkatkan kolaborasi dengan <em>Influencer</em> yang relevan serta mengelola ulasan pengguna secara aktif guna membangun kepercayaan dan mendorong pembelian ulang.</p> Tara Nur Azizah , Guruh Fajar Alamsyah Hak Cipta (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.stie-sampit.ac.id/index.php/Ojs/article/view/213 Thu, 15 Jan 2026 00:00:00 +0000 The Dark Side of AI Engagement: Investigating Cognitive Decline and Affective Disruptions Among the Digital Generation A Study on the Unintended Psychological and Intellectual Consequences of Youth Interaction with Artificial Intelligence https://jurnal.stie-sampit.ac.id/index.php/Ojs/article/view/217 <p style="text-align: justify;">The aim of the research is to describe the integration of Artificial Intelligence (AI) into daily life has significantly transformed how young generations access information, engage socially, and make decisions. Recent statistics indicate a surge in AI usage among youth. The research is mix method research with 371 respondents. The phenomenon&nbsp; was seen on the Economic Times there is&nbsp; 50% of ChatGPT users are under 24, primarily utilizing the app for educational purposes in India. A survey by&nbsp; McCrindle. (2025) shows that one in four Gen Z Australians prefer AI for relationship advice, and nearly half use it for emotional engagement. Based on The Digital Education Council Global AI Student Survey 2024 found that 86% of students globally use AI in their studies, with 54% using AI tools weekly.&nbsp; The first two hypothesis are accepted mentioning. Qualitative results show that 85% of respondents reported using AI applications. 78% of respondents admitted that AI cause problem solving, critical thinking, and creativity. Affective development: 60% of respondents admitted that AI enhances their motivation, but 42% stated that excessive AI usage reduces direct social interaction.</p> Yuli Sintha Asi Hak Cipta (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.stie-sampit.ac.id/index.php/Ojs/article/view/217 Thu, 15 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH PENGALAMAN USAHA DAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KEBERHASILAN KEDAI COFFE DI SAMPIT https://jurnal.stie-sampit.ac.id/index.php/Ojs/article/view/219 <p style="text-align: justify;">Penelitian ini berjudul PENGARUH PENGALAMAN USAHA DAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KEBERHASILAN USAHA KEDAI COFFE DISAMPIT. Penelitian ini dilakukan pada kedai coffe di Sampit, Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling. Data diuji menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji hipotesis, Dan analisis data penelitian menggunakan analisis deskriftif, analisis regresi linear berganda, analisis koefisien kolerasi dan determinasi. Dalam penelitian ini data yang dikumpulkan melalui metode kuesioner sebanyak 40 responden, yang disebarkan kepada pemilik kedai coffe disampit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa uji-t variabel Pengalaman Usaha (X1) dengan&nbsp; nilai thitung &gt; ttabel (3,389&gt; 2.02809) dengan tingkat signifikan 0,002&lt;0,050, maka Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti terdapat pengaruh&nbsp; (X1) terhadap Keberhasilan Usaha (Y). Dengan demikian hipotesis pertama terbukti. Dan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pengalaman Usaha uji-t variabel Media Sosial (X2) nilai t<sub>hitung</sub>&gt;t<sub>tabel</sub> (2,508 &gt; 2,02809) dengan tingkat signifikan 0,017 &lt; 0,050, maka Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti terdapat pengaruh Media Sosial (X2) terhadap Keberhasilan Usaha(Y). Dengan demikian hipotesis kedua juga terbukti. Sedangkan untuk uji-f , diketahi bahwa Nilai fhitung&gt;ftabel (17,091 &gt; 3,26) dengan tingkat signifikan 0,000&lt;0,050 maka Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti ada pengaruh variabel Pengalaman Usaha (X1) dan Media Sosial (X2) secara bersama-sama (simultan) terhadap keberhasilan usaha (Y). Dengan demikian dikatakan hipotesis ketiga juga terbukti. Berdasakan hasil analisis koefisien korelasi R sebesar 0,693 hal ini sesuai dengan Sugiyono (2017) yaitu 0,60 s/d 0,799 berarti Pengalaman Usaha (X1) dan Media Sosial (X2) terhadap Keberhasilam Usaha (Y) adalah KUAT. Selain itu hasil analisis koefisien determinasi (R2 ) yang diperoleh sebesar 0,480. Hal ini berarti 48%&nbsp; Keberhasilan Usaha (Y)&nbsp; dapat dijelaskan oleh variabel Pengalaman Usaha (X1) dan Media Sosial (X2) dan sisanya sebesar 52% (100%-48%) dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya seperti Inovasi Produk, Kreatifitas, Lokasi usaha dan lain sebagainya.</p> Deva Nur Tiara Putri , Hari Susanto Hak Cipta (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.stie-sampit.ac.id/index.php/Ojs/article/view/219 Thu, 15 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH PROMOSI DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA PRODUK DETTOL DI SAMPIT https://jurnal.stie-sampit.ac.id/index.php/Ojs/article/view/220 <p style="text-align: justify;">Penelitian ini berjudul “PENGARUH PROMOSI DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA PRODUK DETTOL DI SAMPIT”. Penelitian ini dilakukan di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan teknik Accidental Sampling. Data diuji menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji hipotesis, dan analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien korelasi dan analisis determinasi. Dalam penelitian ini data yang dikumpulkan melalui metode kuesioner sebanyak 65 responden, yang disebarkan kepada konsumen yang melakukan pembelian pada Produk Dettol di Sampit. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa uji-t variabel Promosi (X1) nilai thitung &gt; ttabel (3,134 &gt; 1,99962) dan tingkat signifikan (0,003)&lt; (0,050) maka Ho ditolak dan Ha terima, ini berarti Promosi berpengaruh secara signifikan terhadap Minat Beli pada Produk Dettol di Sampit. Uji t variabel Persepsi Harga (X2) nilai thitung &gt; ttabel (4,023 &gt; 1,99962) dan tingkat signifikan (0,000 &lt; 0,050) maka Ho ditolak dan Ha diterima, ini berarti Persepsi Harga berpengaruh secara signifikan terhadap Minat Beli pada Produk Dettol di Sampit. Sedangkan untuk uji f diketahui bahwa fhitung &gt; ftabel (33,266 &gt; 3,15) dengan tingkat signifikan 0,000 &lt; 0,050 maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya variabel bebas yaitu Promosi (X1) dan Persepsi Harga (X2) berpengaruh secara simultan terhadap variabel terikat yaitu Minat Beli (Y). Sedangkan analisa korelasi (r) sebesar 0,719 hal ini menunjukkan korelasi kuat antara Promosi dan Persepsi Harga terhadap Minat Beli pada Produk Dettol di Sampit. Sedangkan analisa determinasi (R2) diperoleh R2 = 0,518 (51,8%). Hal ini mengungkapkan bahwa pengaruh Promosi (X1) dan Persepsi Harga (X2) berpengaruh terhadap Minat Beli (Y) sebesar 51,8%. Sedangkan sisanya 48,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini seperti kualitas, manfaat, dan lain sebagainya.</p> Muhammad Farhan Sulaiman , Mohammad Yani Hak Cipta (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.stie-sampit.ac.id/index.php/Ojs/article/view/220 Thu, 15 Jan 2026 00:00:00 +0000 STRATEGI BRANDING UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK PADA ONLINE FOOD SAMPIT https://jurnal.stie-sampit.ac.id/index.php/Ojs/article/view/221 <p style="text-align: justify;">Judul Penelitian ini adalah Strategi <em>Branding </em>&nbsp;Untuk Meningkatkan Penjualan Produk Pada Online Food Sampit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi <em>Branding </em>&nbsp;yang diterapkan oleh Online Food Sampit dalam meningkatkan penjualan produknya. Online Food Sampit merupakan usaha kuliner berbasis digital yang mengandalkan media sosial seperti <em>WhatsApp</em> dan <em>Instagram</em> sebagai sarana utama pemasaran dan pemesanan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik usaha dan pelanggan dari berbagai latar belakang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi <em>Branding </em>&nbsp;Online Food Sampit meliputi enam aspek utama, yaitu: (1) penggunaan nama dan logo yang sederhana dan mudah diingat, (2) kemasan produk yang aman namun masih minim elemen visual merek, (3) pelayanan dan interaksi pelanggan yang cepat, ramah, dan responsif, (4) menu dan produk unggulan seperti lalapan ayam dan tongkol suwir yang sesuai selera lokal, (5) pemanfaatan media sosial untuk promosi dan komunikasi secara aktif, dan (6) cerita merek yang otentik dan membangun kedekatan emosional dengan pelanggan. Selain itu, strategi peningkatan penjualan yang dilakukan mencakup peningkatan kualitas produk, keberanian melakukan perubahan sesuai kebutuhan pasar, membangun jaringan melalui kerja sama dengan <em>food vlogger</em>, mendengarkan masukan pelanggan, serta menampilkan testimoni sebagai bukti sosial. Strategi-strategi tersebut berhasil menciptakan loyalitas pelanggan dan memperkuat identitas merek di pasar lokal. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam memahami peran <em>Branding </em>&nbsp;dalam UMKM digital, serta manfaat praktis bagi pelaku usaha kuliner dalam mengembangkan merek dan meningkatkan penjualan secara efektif.</p> Indri Karina , Andri Riyadi Hak Cipta (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.stie-sampit.ac.id/index.php/Ojs/article/view/221 Thu, 15 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN CITA RASA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA VESPA COFFE (VESCO) DI TEROWONGAN NUR MENTAYA SAMPIT https://jurnal.stie-sampit.ac.id/index.php/Ojs/article/view/222 <p style="text-align: justify;">Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kualitas Pelayanan dan Cita Rasa terhadap Kepuasan Pelanggan pada Vesco (Vespa Coffe) di Terowongan Nur Mentaya Sampit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 60 responden yang merupakan pelanggan Vespa Coffe. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode <em>Accidental Sampling</em>. Data yang dianalisis menggunakan Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Analisis Deskriptif, Uji Hipotesis (Uji t dan Uji F), serta Uji Koefisien Determinasi. Pengolahan data dilakukan dengan bantuan Program IBM SPSS <em>(Statistical Program for The Social Science)</em> Versi 20 For Windows. Hasil uji-t menunjukkan bahwa variabel Kualitas Pelayanan (X1) berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan (Y) dengan nilai t<sub>hitung</sub> = 5,154 &gt; t<sub>tabel</sub> = 2,00324 dan tingkat signifikansi 0,000 &lt; 0,05. Variabel Cita Rasa (X2) juga berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan dengan nilai t<sub>hitung</sub> = 2,375 &gt; t<sub>tabel</sub> = 2,00324 dan tingkat signifikansi 0,021 &lt; 0,05. Uji F menunjukkan bahwa secara simultan Kualitas Pelayanan (X1) dan Cita Rasa (X2) berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan dengan nilai F<sub>hitung</sub> = 18.983 &gt; F<sub>tabel</sub> = 3,16 dan tingkat signifikansi 0,000 &lt; 0,05. Nilai Koefisien Korelasi (R) sebesar 0,632 berada dalam kategori kuat (0,60–0,799). Nilai Koefisien Determinasi (R²) sebesar 0,400 menunjukkan bahwa 40,0% variasi Kepuasan Pelanggan dijelaskan oleh variabel Kualitas Pelayanan dan Cita Rasa, sedangkan sisanya 60,0% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.</p> Muhammad Jananta Juang , Seanewati Oetama Hak Cipta (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.stie-sampit.ac.id/index.php/Ojs/article/view/222 Thu, 15 Jan 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BAGIAN KESRA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR https://jurnal.stie-sampit.ac.id/index.php/Ojs/article/view/224 <p style="text-align: justify;">Penelitian ini berjudul <em>“Analisis Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur”</em>. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur.Penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh dengan jumlah responden sebanyak 30 orang yang merupakan seluruh pegawai pada Bagian Kesra. Data dikumpulkan melalui metode kuesioner, kemudian diuji menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien korelasi, analisis determinasi, serta uji hipotesis (uji t dan uji f). Proses analisis data dilakukan dengan bantuan Microsoft Excel dan program SPSS versi 25.0.Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kepemimpinan (X1) berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai thitung &gt; ttabel (4,046 &gt; 2,05183) dan nilai signifikansi (0,000 &lt; 0,050). Variabel lingkungan kerja (X2) juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai thitung &gt; ttabel (2,716 &gt; 2,05183) dan nilai signifikansi (0,011 &lt; 0,050). Sedangkan hasil uji f menunjukkan fhitung &gt; ftabel (58,903 &gt; 4,21), artinya kepemimpinan (X1) dan lingkungan kerja (X2) secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Y). Nilai koefisien korelasi sebesar 0,902 mengindikasikan hubungan yang sangat kuat antara variabel bebas dan variabel terikat. Sementara itu, nilai determinasi (R²) sebesar 0,814 menunjukkan bahwa kepemimpinan dan lingkungan kerja berpengaruh sebesar 81,4% terhadap kinerja pegawai, sedangkan sisanya 18,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti, seperti motivasi kerja, kompensasi, kompetensi, disiplin, komunikasi, beban kerja, budaya organisasi, dan kepuasan kerja</p> Muhammad Azka Azifah, Deky Prasetyo Hak Cipta (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.stie-sampit.ac.id/index.php/Ojs/article/view/224 Thu, 15 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH STRES KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT BFI FINANCE INDONESIA TBK CABANG SAMPIT https://jurnal.stie-sampit.ac.id/index.php/Ojs/article/view/225 <p style="text-align: justify;">Judul penelitian ini “Pengaruh Stres Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT BFI Finance Indonesia Tbk Cabang Sampit”. Berlokasi di Kantor PT BFI Finance Indonesia Tbk&nbsp; Cabang Sampit Jl. Jendral Sudirman, Km. 1,5 Sampit, Kab. Kotawaringin Timur. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan PT BFI Finance Cabang Sampit yang berjumlah 30 orang, termasuk karyawan kontrak dan tetap, dengan menggunakan teknik sampel jenuh (sensus). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif, regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, serta uji hipotesis parsial (uji-t) dan simultan (uji-f). Hasil uji-t menunjukkan bahwa stres kerja (X1) dan motivasi kerja (X2) masing-masing berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y), dengan nilai t<sub>hitung</sub> stres kerja (3,749) &gt; t-tabel (2,05553) dan signifikansi 0,001 &lt; 0,05, serta nilai t<sub>hitung</sub> motivasi kerja (3,228) &gt; t<sub>tabel </sub>(2,05553) dan signifikansi 0,003 &lt; 0,05. Hasil uji-f (simultan) menunjukkan bahwa stres kerja dan motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai f<sub>hitung</sub> (11,398) &gt; f<sub>tabel</sub> (3,37) dan signifikansi 0,000 &lt; 0,05. Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,677 menunjukkan hubungan yang kuat, dan koefisien determinasi (R-square) sebesar 0,458 (45,8%) menunjukkan bahwa 45,8% variasi kinerja karyawan dipengaruhi oleh stres kerja dan motivasi kerja, sementara 54,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.</p> Ismatunnisa, Muamar Hak Cipta (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.stie-sampit.ac.id/index.php/Ojs/article/view/225 Thu, 15 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH BRAND IMAGE DAN INOVASI PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA ES TEH POCI MAMA ADEL DI SAMPIT https://jurnal.stie-sampit.ac.id/index.php/Ojs/article/view/226 <p style="text-align: justify;">Judul Penelitian ini “Pengaruh Brand Image, Inovasi Produk, dan Keputusan Pembelian pada Es Teh Poci Mama Adel di Sampit”. Penelitian ini dilakukan di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan 55 sampel dengan teknik <em>Accidental Sampling</em>. Pengujian Instrumen menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis regresi linear berganda, analisis koefisien korelasi, dan analisis koefisien determinasi serta pengujian hipotesis berdasarkan uji-t dan uji-f. Pada uji hipotesis terdapat hasil uji-t (parsial) variabel Brand Image (X<sub>1</sub>) memperoleh nilai t<sub>hitung </sub>(3,427) &gt;&nbsp; t<sub>tabel </sub>(2.00758) dengan tingkat signifikansi (0,001) &lt; (0,05) , uji-t variabel Brand Image (X<sub>2</sub>) memperoleh nilai t<sub>hitung </sub>(3,966) &gt; (2.00758) dengan tingkat signifikansi (0,000) &lt; (0,05), dapat diartikan Brand Image dan Inovasi Produk masing-masing berpengaruh secara signifikan terhadap Keputusan Pembelian Sedangkan hasil uji-f (simultan) memperoleh nilai f<sub>hitung </sub>(76,388) &gt; f<sub>tabel</sub> (3,18) dengan tingkat signifikansi (0,000) &lt; (0,05) yang berarti Brand Image dan Inovasi Produk berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Nilai R sebesar 0,864 artinya Brand Image (X<sub>1</sub>) dan Inovasi Produk (X<sub>2</sub>) memiliki hubungan yang positif yang <strong><u>sangat kuat</u></strong> terhadap Keputusan Pembelian Sehubung dengan hasil tersebut, nilai R square menunjukan 0,746 yang berarti kedua variabel independen yaitu Brand Image (X<sub>1</sub>) dan Inovasi Produk (X<sub>2</sub>) mempengaruhi variabel dependen yaitu Keputusan Pembelian (Y) sebesar 86,4% dan sisanya sebesar 13,6%&nbsp; dipengaruhi oleh variabel lain seperti promosi, Word of&nbsp; Mouth, Lokasi dan lain sebagainya.</p> Putri Maulida , Koko Safitri Hak Cipta (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.stie-sampit.ac.id/index.php/Ojs/article/view/226 Thu, 15 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH GAYA HIDUP DAN ORIENTASI PASAR TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SUNLIGHT DI SAMPIT https://jurnal.stie-sampit.ac.id/index.php/Ojs/article/view/227 <p style="text-align: justify;">Judul dari penelitian ini adalah Pengaruh Gaya Hidup dan Orientasi Pasar Terhadap Keputusan Pembelian Produk Sunlight di Sampit. Ditentukan 55 sampel dengan teknik <em>Accidental Sampling</em>. Penguji instrumen data menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis linier berganda, analisis koefisien kolerasi, dan analisis koefisien determinasi serta pengujian hipotesis berdasarkan uji-t dan uji-f. Pada uji hipotesis terdapat hasil uji-t (parsial) variabel Gaya Hidup (X1) memperoleh nilai t<sub>hitung </sub>(5,235) &gt; t<sub>tabel </sub>(2,00758) dengan tingkat signifikan (0,000) &lt; (0,05), dan uj-t variabel Orientasi Pasar (X2) memperoleh nilai t<sub>hitung </sub>(3,382) &gt; t<sub>tabel</sub> (2,00758) dengan tingkat signifikan (0,001) &lt; (0,05). Diartikan bahwa Gaya Hidup maupun Orientasi Pasar masing-masing berpengaruh secara signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Sedang untuk hasil uji-f (simultan) memperoleh nilai F<sub>hitung</sub> (46,731) &gt; F<sub>tabel </sub>(3,18) dengan tingkat signifikan (0,000) &lt; (0,05) yang berarti Gaya Hidup dan Orientasi Pasar berpengaruh secara simultan atau bersama-sama terhadap Keputusan Pembelian. Nilai R 0,802 menunjukkan Gaya Hidup dan Orientasi Pasar memiliki hubungan/kolerasi yang Sangat Kuat terhadap keputusan Pembelian. Sehubungan dngan hasil tersebut, nilai R Square menunjukkan 0,643 yang berarti sebesar 64,3 % Keputusan Pembelian di pengaruhi Gaya Hidup dan Orientasi Pasar sedangkan sisanya 35,7 % yang di pengaruhi variabel lain seperti harga, promosi, maupun lokasi. Berdasarkan hasil uji regresi linier berganda diperoleh persamaan Y= 3,558 + 0,792X1 + 0,516X2 dimana nilai konstanta (α) menunjukkan apabila tidak ada kenaikan variabel Gaya Hidup dan Orientasi Pasar maka nilai Keputusan pembelian adalah 3,558. Dan tiap penambahan skor atau nilai variabel Gaya Hidup memberikan kenaikan yang sama besar 0,792 terhadap Keputusan Pembelian dengan syarat X2 tetap. Begitupun dengan variabel Orientasi Pasar memberikan kenaikan yang sama sebesar 0,516 terhadap Keputusan Pembelian dengan syarat X1 tetap.</p> Tiara Santika , M. Thamrin Noor , Rinni Wardani Hak Cipta (c) 2026 https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.stie-sampit.ac.id/index.php/Ojs/article/view/227 Thu, 15 Jan 2026 00:00:00 +0000