PENGARUH GAJI DAN INSENTIF TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR UNIT PENYELENGGARA BANDAR UDARA (UPBU) H. ASAN SAMPIT
Kata Kunci:
Gaji, Insentif, KinerjaAbstrak
Penelitian ini berupaya menjelaskan bahwa Gaji dan Insentif dapat mempengaruhi Kinerja pegawai di Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) H. Asan Sampit. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Sampel Acak (Random Sampling) yaitu adalah teknik pengambilan sampel dengan cara mencampur subyek-subyek tanpa mempertimbangkan tingkatan-tingkatan didalam populasi. Dengan sampel sebanyak 40 orang. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji realibilitas, uji hipotesis, dan uji data penelitian. Berdasarkan hasil uji hipotesis penelitian ini adalah hasil uji-t untuk variabel Gaji (X1) yaitu thitung = 4,379 > ttabel = 2,026 dan tingkat signifikan sebesar 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya Gaji berpengaruh signifikan terhadap Kinerja sedangkan untuk hasil uji-t variabel Insentif (X2) yaitu thitung = 3,288 > ttabel = 2,026 dan tingkat signifikan sebesar 0,002 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya Insentif berpengaruh signifikan terhadap Kinerja. Kemudian untuk hasil uji-F yaitu Fhitung = 48,003 > Ftabel = 3,252 dan tingkat signifikan sebesar 0,000 < 0,05 artinya secara simultan Gaji dan Insentif berpengaruh signifikan terhadap Kinerja. Angka R sebesar 0,850 menunjukkan hubungan/korelasi antara Kinerja dengan Variabel Bebas nya adalah sangat kuat (sangat signifikan) pengaruhnya sebesar 85,00. R Square sebesar 0,722 artinya 72,2 % variabel Kinerja (Y) dapat diterangkan oleh variabel Gaji (X2) dan Insentif (X2). Sedangkan sisanya 27,8 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan oleh penelitian ini yaitu seperti gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, disiplin kerja, stress kerja, dan lain sebagainya. Berdasarkan hasil uji regresi linier berganda diperoleh persamaan Y= 4,541 + 0,473 X1 + 0,303 X2 artinya skor/nilai konstanta (a) menunjukkan bahwa apabila tidak ada kenaikan variabel Gaji dan Insentif maka nilai Kinerja sebesar 4,541. Dan setiap penambahan 1 skor/nilai variabel Gaji memberikan kenaikan yang sama sebesar 0,473 terhadap Kinerja dengan syarat X2 tetap, serta setiap penambahan 1 skor/nilai variabel Insentif memberikan kenaikan yang sama sebesar 0,303 terhadap Kinerja dengan syarat X1 tetap. Berdasarkan uraian di atas, bahwa dengan adanya Gaji (X1) yang tinggi dan disertai Insentif (X2) yang kondusif maka dapat meningkatkan Kinerja (Y) secara optimal.














