PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, PROSEDUR KREDIT, DAN TINGKAT SUKU BUNGA TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH DALAM MENGAMBIL KREDIT PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK. CABANG SAMPIT
Kata Kunci:
Kualitas Pelayanan, Prosedur Kredit, Tingkat Suku Bunga, Keputusan NasabahAbstrak
Judul penelitian ini Pengaruh Kualitas Pelayanan, Prosedur Kredit, Dan Tingkat Suku Bunga Terhadap Keputusan Nasabah Dalam Mengambil Kredit Pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Sampit yang berada di Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Dan data di uji dengan menggunakan uji validitas, uji reabilitas, uji hipotesis dan analisis data penelitian dengan menggunakan analisis deskriptif, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien korelasi dan analis determinasi.
Berdasarkan hasil uji hipotesis pada penelitian ini adalah uji-t untuk veriabel kualitas pelayanan (X1) yaitu thitung > ttabel (3,425 > 1,99167) dan tingkat signifikan 0,001 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh signifikan antara kualitas pelayanan terhadap keputusan nasabah. Untuk uji-t untuk variabel prosedur kredit (X2) yaitu thitung > ttabel (4,063 > 1,99167) dan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh signifikan antara prosedur kredit terhadap keputusan nasabah. Untuk uji-t untuk variabel tingkat suku bunga (X2) yaitu thitung > ttabel (3,566 > 1,99167) dan tingkat signifikan 0,001 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh signifikan antara tingkat suku bunga terhadap keputusan nasabah. Kemudian untuk uji-f yaitu fhitung > ftabel (29,270 > 2,72) dan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 artinya secara simultan kualitas pelayanan, prosedur kredit dan tingkat suku bunga terhadap keputusan nasabah dalam mengambil kredit pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Sampit. Angka r sebesar 0,732 menunjukkan hubungan/korelasi antara keputusan nasabah dalam mengambil kredit dengan variabel bebasnya adalah kuat. Nilai R square sebesar 0,536 artinya 53,6% variabel keputusan nasabah (Y) dapat diterangkan oleh variabel kualitas pelayanan (X1), prosedur kredit (X2), dan tingkat suku bunga (X3). Sedangkan sisanya sebesar 46,4% dipengaruhi variabel lain seperti fasilitas kredit, komunikasi pemasaran, jangka waktu dan lainnya. Berdasarkan hasil uji regresi linier berganda diperoleh persamaan Y=1,171+ 0,260 (X1) + 0,620 (X2) + 0,375 (X3) artinya skor/nilai konstanta (α) tetap apabila tidak ada kenaikan variabel kualitas pelayanan, prosedur kredit dan tingkat suku bunga maka nilai keputusan nasabah adalah sebesar 1,171. Dan setiap penambahan satu skor/nilai variabel kualitas pelayanan memberikan kenaikan sebesar 0,260 terhadap keputusan nasabah dengan syarat X2 dan X3 tetap. Setiap penambahan satu skor/nilai variabel prosedur kredit memberikan kenaikan yang sama sebesar 0,620 terhadap keputusan nasabah dengan X1 dan X3 tetap. Serta setiap penambahan satu skor/nilai variabel tingkat suku bunga memberikan kenaikan yang sama sebesar 0,375 terhadap keputusan nasabah dengan X1 dan X2 tetap.














