PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI ASN PADA DINAS PERTANIAN DI KABUPATEN KOTAWARINGIN

Penulis

  • Rusdian Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sampit
  • Deky Prasetyo Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sampit

Kata Kunci:

Lingkungan Kerja, Stres Kerja, Kinerja Pegawai

Abstrak

Judul penelitian ini adalah Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Pegawai ASN Pada Dinas Pertanian Di Kabupaten Kotawaringin Timur. Penelitian ini berupaya menjelaskan bahwa Lingkungan Kerja dan Stres Kerja dapat mempengaruhi Kinerja Pegawai ASN Pada Dinas Pertanian Di Kabupaten Kotawaringin Timur. Penelitian ini menggunakan tehnik (Simple Random Sampling), yaitu tehnik pengambilan sampel dari anggota populasi untuk digunakan sebagai sampel. Dan data uji ini menggunakan Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Hipotesis, dan Uji Analisis Data penelitian dengan menggunakan Analisis Deskriptif, Analisis Regresi Linier Berganda, Analisis Koefisien Korelasi, dan Analisis Koefisien Determinasi.  Berdasarkan hasil uji hipotesis pada penelitian ini adalah uji t untuk variabel Lingkungan Kerja (X1) yaitu thitung > ttabel (3,013 > 2,00665) dan tingkat signifikan 0,004 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya variabel Lingkungan Kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja Pegawai ASN pada Dinas Pertanian di Kabupaten Kotawaringin Timur. Sedangkan uji t untuk variabel Stres Kerja (X2) yaitu nilai thitung > ttabel atau (3,829 > 2,00665) dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 atau 0,000 < 0,05. Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya variabel stres kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja Pegawai ASN Pada Dinas Pertanian di Kabupaten Kotawaringin Timur. Kemudian untuk hasil uji f nilai fhitung = 28,584 > ftabel 3.18 dan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 artinya secara simultan Lingkungan Kerja dan Stres Kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai ASN.Nilai R sebesar 0,720 menunjukkan hubungan / korelasi antara Kinerja Pegawai ASN dengan variabel bebas adalah kuat (Signifikan) pengaruhnya sebesar 72,0%. R Square sebesar 0,519 artinya 51,9% sedangakan sisanya 0,481 artinya 48,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dilampirkan dalam penelitian iniBerdasarkan uraian diatas bahwa dengan adanya Lingkungan Kerja dan Stres Kerja yang menyertai maka dapat meningkatkan Kinerja Pegawai ASN secara optimal.

Referensi

Afandi. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia Teori dan Konsep Indikator. Zanafa Publishing, Jogjakarta.

Aditya,Noval dan Fandi Kharisma. (2022). Pengaruh Lingkungan Kerja dan Stres kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Mahakam Berlian Samjaya Samarinda. Samarinda: Universitas Muhammdiyah, Kalimantan Timur, Indonesia Jurnal Borneo Student Research Vol 4 No. 1 Tahun 2022 ISSN 2721-5725.

Hamali, (2018). Pemahaman Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: PT Buku Seru.

Hasibuan, M. S. (2014). Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi Revisi. Jakarta: Bumi Aksara.

Hilir, B., Timur, K., & Belakang, L. (2022). E-Jurnal Profit ( Jurnal Penerapan Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan ) PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU DAN PEGAWAI SMK NEGERI 1 SAMPIT. 7(1), 34–45.

Hidayat, F., & Rudini, A. (2023). PENGARUH PROFESIONALISME DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI (Studi Kasus pada Kantor KPP Pratama Sampit). Profit: Jurnal Penerapan Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan, 8(1), 51-61.

Jufrizen, & Hadi, F. P. (2021). Pengaruh Fasilitas Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan Melalui Motivasi Kerja. Jurnal Sains Manajemen, 7(1), 35–54.

julita, & Arianty, N. (2017). Pengaruh Komunikasi Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Kerja pegawai. Ekonomi, 195–205.

Mangkunegara (2012). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mangkunegara , (2014). Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia. Refika Aditama.

Mangkunegara , (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Noor, M. T., & Yulita, D. (2021). The Influence of Motivation and Work Environment on Employee Performance at PT. Matahari Department Store, Tbk in Sampit. Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal), 4(4), 11476-11488.

Noor, T. M. (2021). Collective Organizational Engagement & Work Engagement as Anchor Strategies to Sustain Green Organizational Performance A Case Study on Indonesian Organizational Services. Inovbiz: Jurnal Inovasi Bisnis, 9(1), 78-90.

Pasaribu, V. L. D., & Yanuarso, B. P. (2021). Pengaruh Stres Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Multritran Abadi Srengseng Jakarta Barat Periode 2018. Jurnal Sekretari Universitas Pamulang, 8 (1), 60. https://doi.org/10.32493/skr.v8i1.9719 Robbins, S. (2015). Perilaku Organisasi. Salemba Empat.

Penelitian, L. B. (2022). Pengaruh pelatihan dan kompetensi terhadap kinerja pegawai di kantor imigrasi kelas ii tpi sampit. 7(2), 48–58.

Robbins, & Judge, (2017). Organizational Behaviour, Edisi 13, Jilid 1, Salemba Empat, Jakarta.

Sedarmayanti, (2011). Tata Kerja dan Produktivitas Kerja. Bandung : Penerbit Mandar Maju.

Siagian, (2013). Manajemen Sumber daya Manusia, Bumi aksara, jakarta.

Sugiyono, (2013). Metode Penelitian Manajemen. Bandung. Alfabeta.

Sugiyono, (2014). Metode Penelitian Manajemen. Bandung. Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.

Sunyoto, Danang. (2015). Penelitian Sumber Daya Manusia.Jakarta:Buku Seru.

Wahyuniardi, R., & Nababan, H. R. (2018). Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Dan Budaya Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Serta Dampaknya Pada Kinerja Karyawan. Jurnal Teknik Industri, 19(2), 118.

Unduhan

Diterbitkan

2023-07-24

Terbitan

Bagian

Artikel