PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN SEMANGAT KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PENDIDIKAN DI KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR.

Penulis

  • Lusy Desela Ingritrianie Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sampit
  • Ansita Christiana Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sampit

Kata Kunci:

Kepemimpinan, Semangat Kerja, Kinerja

Abstrak

Judul Penelitian ini yaitu Pengaruh Kepemimpinan dan Semangat Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Pendidikan di Kabupaten Kotawaringin Timur. Penelitian ini dilakukan pada pegawai yang bekerja pada Dinas Pendidikan di Kabupaten Kotawaringin Timur yang beralamat di Jalan Jendral Sudirman KM 7 Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit-Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Pada penelitian ini menggunakan teknik Accidental Sampling. Adapun data yang diuji dengan uji validitas, uji reliabilitas, uji hipotesis dan analisis data penelitian dengan menggunakan analisis deskriptif, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien korelasi dan analisis determinasi. Berdasarkan uji hipotesis pada penelitian ini adalah uji-t untuk variabel kepemimpinan mempunyai nilai thitung> ttabel (3,434 > 2,00758) dengan tingkat signifikan 0,001 < 0,05. Maka H0 ditolak dan Ha diterima, berarti ada pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja pegawai. Untuk variabel semangat kerja mempunyai nilai thitung> ttabel (6,372 > 2,00758) dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dikatakan hipotesis kedua yang menyatakan ada pengaruh antara semangat kerja terhadap kinerja pegawai. Selain itu, untuk uji-f yaitu fhitang> ftabel (28,938 > 3,18) dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat pengaruh antara variabel kepemimpinan dan semangat kerja terhadap kinerja pegawai. Pada nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,726 menunjukkan kepemimpinan (X1) dan semangat kerja (X2) secara bersamaan memiliki hubungan positif yang uat terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan di Kabupaten Kotawaringin Timur. Nilai (r2) sebesar 0,527 yang mengungkapkan bahwa kedua variabel independent yaitu kepemimpinan (X1) dan semangat kerja (X2) mempengaruhi variabel dependent yaitu kinerja pegawai (Y) sebesar 52,7% dan sisanya 47,3% (100-52,7) dipengaruhi oleh variabel lain seperti lingkungan kerja, kerja sama dan lain sebagainya. Berdasarkan hasil uji regresi linier berganda diperoleh persamaan Y = 5,299 + 0,265 (X1) + 1,391 (X2) artinya konstanta (α) menunjukkan bahwa apabila tidak ada kenaikan dari variabel kepemimpinan dan semangat kerja, maka nilai kinerja pegawai adalah sebesar 5,299. Dan setiap penambahan satu skor/nilai variabel kepemimpinan memberikan kenaikan sebesar 0,265 terhadap kinerja pegawai dengan syarat X2 tetap serta setiap penambahan satu skor/nilai variabel semangat kerja memberikan kenaikan yang sama sebesar 1,391 terhadap kinerja pegawai dengan syarat X1 tetap.

Unduhan

Diterbitkan

2022-07-31

Terbitan

Bagian

Artikel