ANALISIS PENGARUH IKLIM ORGANISASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS III SAMPIT

Penulis

  • M. Thamrin Noor Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sampit

Kata Kunci:

Iklim Organisasi, disiplin kerja dan prestasi kerja pegawai

Abstrak

Judul penelitian ini adalah Pengaruh Iklim Organisasi dan Disiplin Kerja Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Pada Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Sampit. Penelitian ini dilakukan pada Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Sampit Jalan Pramuka No. 67 Sampit. Dalam Penelitian ini berupaya menjelaskan bahwa Iklim Organisasi dan Disiplin Kerja dapat mempengaruhi Prestasi Kerja Pegawai pada Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Sampit. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh yaitu teknik sampling yang jika semua populasi digunakan sebagai sampel. Dengan sampel sebanyak 31 orang. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas serta analisis data penelitian. Berdasarkan hasil uji hipotesis pada penelitian ini adalah untuk uji-t pada variabel iklim organisasi (X1) yaitu thitung = 4,571 > ttabel = 2,048 dan tingkat signifikan sebesar 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya iklim organisasi berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja pegawai sedangkan untuk hasil uji-t variabel disiplin kerja (X2) yaitu thitung = 3,354 > ttabel = 2,048 dan tingkat signifikan sebesar 0,002 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima artinya disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja pegawai. Kemudian untuk hasil uji-F yaitu Fhitung = 31,182 > Ftabel = 3,340 dan tingkat signifikan sebesar 0,000 < 0,05 artinya secara simultan iklim organisasi dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja pegawai. Angka R sebesar 0,831 menunjukkan korelasi antara prestasi kerja pegawai dengan variabel bebasnya adalah sangat kuat (sangat signifikan) pengaruhnya sebesar 83,1%. R Square sebesar 0,707 artinya 70,7% variabel prestasi kerja Pegawai (Y) dapat diterangkan oleh variabel Iklim Organisasi (X1) dan Disiplin Kerja (X2). Sedangkan sisanya 16,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini, yaitu seperti gaya kepemimpinan, kompensasi, motivasi, budaya organisasi, lingkungan kerja dan lain sebagainya. Berdasarkan hasil uji regresi linear berganda diperoleh persamaan Y = 3,065 + 0,460 X1 + 0,335 X2 artinya nilai konstanta (a) menunjukkan bahwa apabila tidak ada kenaikan variabel iklim organisasi dan disiplin kerja maka nilai prestasi kerja adalah sebesar 3,065. Dan setiap penambahan satu nilai variabel iklim organisasi memberikan kenaikan yang sama sebesar 0,460 terhadap prestasi kerja pegawai dengan syarat X2 tetap, serta setiap penambahan satu nilai variabel disiplin kerja memberikan kenaikan yang sama sebesar 0,335 terhadap prestasi kerja pegawai dengan syarat X1 tetap. Berdasarkan uraian di atas bahwa dengan adanya iklim organisasi (X1) yang tinggi dan disertai disiplin kerja (X2) yang baik maka dapat meningkatkan prestasi Pegawai (Y) secara optimal.

Unduhan

Diterbitkan

2016-07-31

Terbitan

Bagian

Artikel