PENGARUH PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN INSENTIF TERHADAP KINERJA KARYAWAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PT. DWI MITRA ADHIUSAHA DI KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR
Abstrak
Dalam penelitian ini yang menjadi pokok masalah adalah apakah ada pengaruh antara
perencanaan sumber daya manusia dan insentif terhadap kinerja karyawan perusahaan
perkebunan kelapa sawit PT. Dwi Mitra Adhiusaha di Kabupaten Kotawaringin
Timur. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi yang
digunakan adalah Karyawan dengan jumlah populasi sebanyak 72 orang karyawan
yang terdiri dari 50 karyawan lapangan dan 22 orang staf kantor kebun. Tehnik
pengambilan sampel menggunakan sampel random. Adapun untuk menganalisa
hubungan tersebut menggunakan beberapa pengujian, diantaranya uji hipotesis, uji
validitas serta uji reliabilitas instrumen, analisis regresi linier berganda, analisis
koefisien korelasi, serta analisis koefisien determinasi, dengan menggunakan aplikasi
SPSS for windows versi 23.0. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda, maka
diperoleh persamaan Y = 0,622 + 0,624X1 + 0,971X2.. Persamaan tersebut
menunjukkan bahwa Perencanaan SDM (X1) dan Insentif (X2) mempunyai pengaruh
terhadap Kinerja (Y). Hal ini juga terbukti sesuai dengan hasil penelitian terdahulu
yang dilakukan oleh Dwi Novitasari (2014) dengan judul “Pengaruh Kualitas Sumber
Daya Manusia dan Motivasi Kerja Terhadap Prestasi Kerja Karyawan KUD
Morgorejo Kabupaten Pati”.
Kesimpulan yang diperoleh yaitu bahwa perencanaan sumber daya manusia dan
insentif mempengaruhi kinerja karyawan PT. Dwi Mitra Adhiusaha. Saran yang
dilakukan Bagi para karyawan diharapkan agar tidak selalu menjadikan insentif
sebagai tolak ukur utama dalam meningkatkan kinerja, karena insentif bukanlah tolak
ukur yang bersifat mutlak dan nilainya tidaklah selalu meningkat setiap tahun, tapi
mengikuti profit perusahaan dan perkembangan pasar. Namun jika para karyawan
selalu meningkatkan diri, selalu berkembang, tentu insentif yang diterima akan
menyesuaikan dengan kinerja karyawan nantinya.
Bagi perusahaan agar lebih memperhatikan dan meningkatkan sumber daya manusia
dari karyawannya, dengan menciptakan program-program, baik internal maupun
eksternal secara berkala, seperti pendidikan, pelatihan, serta seminar, agar para
karyawan bisa meningkatkan kualitas diri dan selalu berkembang, yang nantinya juga
akan meningkatkan kinerja mereka dan tentunya akan lebih produktif bagi
perusahaan.














